Selasa, 01 Maret 2011

tragiss !

Begitu sadis, sampai dengan logika pun sepertinya khayalan tapi semua itu nyata.
mungkin sudah biasa saat ini, tp aku berharap kalian tidak sependapat jika itu biasa.
Kekejian itu hadir karena perbedaan atau iri, entah.
Aku sendiripun kurang paham.
Semua berita memang sudah sering menayangkan kekejaman israel pada palestina yang tak pernah ada habisnya entah sampai kapan.
Aku memang termasuk orang yang no up to date pada berita” bahkan mungkin tidak hanya berita di tv bahkan dikeluarga sekalipun.
Selama ini aku hanya mendengar simpang siur tentang kekejaman israel pada palestina, sesekali melihat foto²nya yang takkan pernah mau aku lihat lagi. Begitu mengerikan dan menyayat hati.

Dokumentasi sabra bt shatila 1982
Tentara berseragam hijau menembak tubuh seorang anak kecil yang tangan dan kakinya diikat dengan kabel listrik. Terakhir trentara itu memecahkan kepala anak kecil itu dengan senjata otomatis. Kamera kemudian mangambil midle close up dari dada hingga muka anak kecil itu, layar kaca itu sperti merah kehitaman. Muka itu sudah tidak berbentuk sepenuhnya darah. Benar benar hancur.
                Kamera lalu bergerak menyelusuri jalan. Tertulis dilayar kaca itu adalah jalan sabra. Di jalan itu terlihat mayat² bergelimpangan dan bertumpuk². Lalu nampak mayat seorang pria tua. Ia mengenakan baju panjang berwarna cokelat muda dan kopiah putih. Pria itu ditembak kepalanya dan kedua matanya telah dicungkil.
                Dilayar kemudian nampak rumah- rumah yang dirobohkan, bangunan² yang hancur, puing², wajah² yang ketakutan, dan seorang perempuan muda yang membawa bayi dengan wajah putus asa. Dua orang tentara mendekati perempuan muda itu dan merebut bayinya. Perempuan muda itu mati matian mempertahankan bayinya. Tetapi beberapa detik kemudian darah muncerat dari jilbap putih yang menutupi kepalanya. Beberapa butir peluru menembus kepalanya. Bayinya juga mengalami nasib yang sama. Mayat perempuan muda dan anaknya itu tergeletak begitu saja di pinggir jalan.
                Adegan penembakan lainnya di jalan utama kamp sabra dan shatila terekam jelas. Kemudian nampak di layar kaca tumpukan mayat terlihat di kedua sisi jalan. Lalu nampak mayat²  yang tergeletak di gang² kecil di kamp, mayat² yang ditumpuk di atas mayat² lainnya, tubuh² yang terpotong, tangan² yang terlepas, tubuh² yang membusuk dan membengkak yang pastinya telah mati sehari atau dua hari sebelumnya.
                Kamera kemudian mengambil close up mayat seorang perempuan muda setengah telanjang yang berlumunan darah. Kerudung putih penutup kepalanya lepas tak jauh dari tubuh. Gamisnya nampak terkoyak koyak. Perutnya sobek, dan isisnya terurai. Dahinya nampak lebam oleh pukulan benda keras. Yang membuat bulu kuduk tambah berdiri dada perempuan itu rusak, payudaranya seperti isayat sayat sampai hancur.
                Kisah mengerikan yang terjadi pada masa itu adalah anak gadis Alikhanova. Kisah nyata yang banyak ditulis di banyak buku di dunia. Disebut di sana, bahwa anak buah stalin pernah mengambil anak gadis Alikhavo yangberusia 16 tahun ke tempat investigasi dan memperkosanya di hadapan sang ayah. Setelah itu, anak gadis itu dibunuh dengan cara yang sangat keji. Dan sang ayah dipaksa menandatangani seluruh pengakuan keji bahwa anak gadisnya telah dibebaskan dari tahanan, namun tewas karena melindasikan diri pada kereta api.
                Pada tanggal 22 september 1982, Palang Merah Internasional mengumumkan jumlah mayat korban pembantain sabra dan shatila sebanyak 2400, berdasarkan jumlah mayat yang mereka temukan. jumlah korban sesungguhnya jauh lebih banyak dari itu. Sebab, ada wartawan yang melihat stadion yang penuh dengan mayat yang bertumpuk. Dan satu kenyataan penting bahwa setelah mereka selesai melakukan pembantaian, mereka membawa buldoser dan mengahncurkan bangunan²  yang ada di sabra dan shatila demi menimbun mayat² yang berserakan di mana²  itu. Jadi banyak sekali mayat yang tertimbun yang tidak terhitung oleh tim Palang Merah Internasional.

                Bisa kamu bayangkan semua itu. Bahkan menurutku terlalu sadis utuk dibayangkan.
Mungkin aku terlambat ,menyadarinya setelah kalian semua telah mengetahui itu semua.

Jumat, 07 Januari 2011



rindu ini begitu kuat
membuat hari hari terasa berat

kenangan yang begitu indah
membuat semua trasa mnyakitkan ..

dimana pun aku berdiri
disana slalu ada bayang mu

aku ingin kau tau
aku tetap merindu mu ..